Selasa, 29 Maret 2011

Strategi dan Perencanaan Pembangunan Ekonomi Indonesia Dimasa yang akan Datang

Menurut Conyers & Hills (1994), Perencanaan Pembangunan Ekonomi, ialah suatu proses yang bersinambung dan mencakup keputusan atau pilihan berbagai alternatif penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu pada masa yang akan datang.
Berasarkan definisi di atas, terdapat 4 elemen perencanaam, antara lain:
1. Merencanakan berarti memilih.
2. Perencanaan merupakan alat pengalokasian sumber daya.
3. Perencanaan meupakan alat untuk mencapai tujuan.
4. Perencanaan untuk masa depan.

Tujuan perencanaan ekonomi adalah mengadakan suatu perekonomian nasional yang diatur agar menjadi lebih baik, dan direncanakan tujuannya dan jalannya. Perencanaan pada asasnya berkisar pada dua hal yaitu :
1. penentuan pilihan secara sadar mengenai tujuan yang hendak dicapai dalam jangka waktu tertentu atas dasar nilai yang dimiliki masyarakat yang bersangkutan.
2. pilihan-pilihan diantara cara-cara alternatif yang efisien serta rasional untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.
Perencanaan ekonomi adalah usaha secara sadar dari suatu pusat organisasi untuk mempengaruhi, mengarahkan,  serta dalam beberapa hal bahkan mengendalikan perubahan variabel-variabel ekonomi yang utama (misalnya GDP, konsumsi, investasi, tabungan, dan lain-lain) dari suatu negara atau wilayah tertentu selama periode waktu tertentu sesuai dengan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Jadi inti dari perencanaan ekonomi adalah gagasan-gagasan tentang pengaruh, pengarahan, dan pengendalian.

Perlunya perencanaan ekonomi adalah:
  • Agar penggunaan dana alokasi benar- benar tepat dan efiien.
  • Agar tercapai stabilitas ekonomi dalam menghadapi siklus konjungtur
  • Agar pertumbuhan ekonomi dan perkembangan ekonomi menjadi lebih baik.
Perencanaan ekonomi juga memiliki beberepa tahap,diantaranya :
  1. Menetapkan tujuan yang ingin dicapai dalam perencanaan ekonomi, seperti pertumbuhan, distribusi pendapatan,pengurangan kemiskinan dan penciptaan kesempatan kerja.
  2. engukur ketersediaan sumber daya yang langka pada masa perencanan,misalnya: tabungan, bantuan luar negeri, dan penerimaan ekspor.
  3. Memilih berbagai cara (kegiatan dan alat) yang dapat digunakan dalam mencapai tujuan nasional. Pada tahap ini berupa proyek- proyek investasi, seperti : jalan raya, pabrik- pabrik dan pusat kesehatan. Hal lain berupa perencanaan nasional tentang : kebijakan harga, tingkat bunga, upah, pengaturan pajak dan  subsidi.
  4. Melakukan proses pemilihan kegiatan - kegiatan yang mungkin dan penting dalam mencapai tujuan nasional.
          Dalam pemerintahan sekarang, sejalan dengan bergulirnya reformasi yang dilakukan, dokumen pembangunan pun berubah. Salah satu dokumen yang menjadi acuan dalam pembangunan jangka panjang adalah UU No 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang terlihat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang ( RPJP ) yang dibuat untuk periode 20 tahun ini  merupakan penjabaran dari tujuan dibentuknya pemerintahan negara Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD Negara RI tahun 1945, dalam bentuk visi, misi, dan arah pembangunan nasional. 
                Dalam 20 tahun mendatang, Indonesia akan menghadapi persaingan dan ketidakpastian global yang makin meningkat, jumlah pemduduk yang makin meningkat, dan dinamika masyarakat yang beraneka ragam.
      Pada bagian lain dikemukakan dalam era globalisasi, informasi mempunyai nilai ekonomi untuk mendirong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan daya saing suatu bangsa sehingga mutlak diperlukan suatu kemampuan bangsa dalam menghadapi persaingan global yang makin ketat. Sedangkan arah pembangunan jangka panjang ( 2005-2025 ) Indonesia, sesuai dengan visi dan misi pembangunan nasional tahun 2005-2025.
                Untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut ada prakondisi yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu adanya pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik. Sepanjang prakondisi tersebut belum disiapkan, akan sangat sulit bagi bangsa ini untuk mewujudkan cita-cita luhur pembangunan tersebut.

Sumber :


Peta  Perekonomian Makassar

Kota Makassar dikenal dengan nama Ujungpandang atau Ujung Pandang mulai dari tahun 1971 hingga 1999. Adalah sebuah kotamadya sekaligus ibu kota provinsi Sulawesi Selatan.Jumlah kecamatan di kota Makassar sebanyak 14 kecamatan dan memiliki 143 kelurahan. Diantara kecamat-an tersebut, ada tujuh kecamatan yang berbatasan dengan pantai yaitu kecamatan Tamalate, Mariso, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, Tamalanrea dan Biringkanaya.


Letak Georafis kota Makassar :
    Kota Makassar mempunyai posisi strategis karena berada di persimpangan jalur lalu lintas dari arah selatan dan utara dalam propinsi di Sulawesi, dari wilayah kawasan Barat ke wilayah kawasan Timur Indonesia dan dari wilayah utara ke wilayah selatan Indonesia. Dengan kata lain, wilayah kota Makassar berada koordinat 119 derajat bujur timur dan 5,8 derajat lintang selatan dengan ketinggian yang bervariasi antara 1-25 meter dari permukaan laut. Kota Makassar merupakan daerah pantai yang datar dengan kemiringan 0 - 5 derajat ke arah barat, diapit dua muara sungai yakni sungai.Tallo yang bermuara di bagian utara kota dan sungai Jeneberang yang bermuara di selatan kota. Luas wilayah kota Makassar seluruhnya berjumlah kurang lebih 175,77 Km2 daratan dan termasuk 11 pulau di selat Makassar ditambah luas wilayah perairan kurang lebih 100 Km².

Kota Makassar juga berbatasan dengan :
  1. Selat Makassar di sebelah barat.
  2. Kabupaten Kepulauan Pangkajene di sebelah utara.
  3. Kabupaten Maros di sebelah timur.
  4. Kabupaten Gowa di sebelah selatan.

 
Penduduk 
    Penduduk Makassar kebanyakan dari Suku Makassar, sisanya berasal dari suku Bugis, Toraja, Mandar, China, Jawa dan sebagainya. Penduduk kota Makassar tahun 2005 sebanyak 1.193.434 jiwa yang terdiri dari 582.572 laki- laki dan 610.682 perempuan. Penyebaran penduduk Makassar dirinci menurut kecamatan. Penduduk masih terkonsentrasi diwilayah kecamatan Tamalate, yaitu sebanyak 144.458 atu sekitar(12,10 persen)dari total penduduk. Disusul kecamatan Rappocini sebanyak 136.725 jiwa (11,46 persen). Kecamatan Panakkukang sebanyak 129.967 jiwa(10,89 persen) dan terendah adalah kecamatan Ujung Pandang yaitu 27.921 jiwa(2,34 persen).
Mata Pencaharian
Di berbagai tempat di pegunungan, di pedalaman dan tempat-tempat terpencil lainnya di Sulawesi Selatan, banyak penduduk masih melakukan bercocok tanam dengan teknik peladangan.
Adapun mereka yang tinggal di desa-desa di daerah pantai, mencari ikan merupakan suatu mata pencarian hidup yang amat penting.

Pariwisata

  1. Benteng Fort Rotterdam 
   Benteng Fort Rotterdam merupakan salah satu benteng di  Sulawesi Selatan yang boleh dianggap megah dan menawan.Benteng ini merupakan peninggalan sejarah Kesultanan Gowa, Kesultanan ini pernah Berjaya sekitar abad kebenteng yang mengitari seluruh ibu kota. 
    2. Pantai Losari 
   Pantai Losari adalah waterfront-nya Kota Makassar. Berbentuk garis pantai sepanjang kurang lebih satu kilometer dan merupakan ruang publik yang bisa diakses oleh siapa saja. Di pantai ini terdapat sebuah anjungan bernama Pelataran Bahari. Berbentuk setengah lingkaran dengan luas hampir satu hektare. Menyerupai plasa dengan lantai yang bersih. Pelataran itu juga berfungsi sebagai stadion air terbuka.Perairan di hadapan Pantai Losari kerap digunakan sebagai arena perlombaan jetski, balapan perahu tradisional jolloro dan katinting, atau menjadi titik transit relly perahu layar tradisional sandeq dan yacht. 
   3. Pusat Rekreasi Pantai Akkarena 
   Akkarena, Pantai Mempesona di Makassar Pusat rekreasi  keluarga Akkarena terletak di pesisir Pantai Tanjung Bunga dengan luas pengembangan sampai dengan 10 Ha. Akkarena beroperasi sejak 1998, berupa Taman Hidangan seluas 450 m2 dengan gaya bangunan Mediterania. 
  4. China Town Makassar 
   China Town Makassar terletak di tengah Kota Makassar. Terbagi dalam dua wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Sulawesi Selatan. Gerbang China Town hanya berjarak 400 meter dari pusat Kota Makassar (Lapangan Karebosi) China Town meliputi wilayah seluas 44 hekater lebih.
  5. Masjid Raya Makassar 
   Masjid Raya Makassar diresmikan pada tanggal 25 Mei 1949.  Lahan seluar 13.000 meter persegi tempat masjid dibangun adalah bekas lapangan sepakbola Exelsior Makassar yang dihibahkan untuk pembangunan masjid yang dimulai pada 1949, kemudian diresmikan satu tahun kemudian.

  6. Gereja Katedral Makassar 
   Nama resminya adalah Gereja Hati Kudus Yesus. Ini adalah gereja gereja tertua di kota Makassar dan di seluruh  wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara. Bangunannya condong berarsitektur Eropa Gothik. Karya seorang perwira zeni bernama Swartbol. Namun ketika bangunan belum rampung Swartbol berangkat ke Eropa. Ia digantikan S Fischer, seorang ahli pengairan.
  7. Wisata Belanja
      * MAKASSAR TOWN SQUARE          Lokasi : Jl. Perintis Kemerdekaan Km.8 Makassar
      * PUSAT SOUVENIR SOMBA OPU
        Somba Opu Handicraft Market Centre
        Lokasi  :  Jl. Somba Opu
      * MALL RATU INDAH
        Lokasi  :  Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 35, Makassar
      *MAKASSAR TRADE CENTER (MTC)
        
Lokasi  :  Jl. Jend. Achmad Yani  (Depan Lapangan Karebosi)
Sumber :














h






Tidak ada komentar:

Posting Komentar